Sasirangan berasal dari kata “sirang” yang berarti dijelujur. Kain ini dibuat dengan menjahit jelujur lalu menarik benangnya sebelum dicelup warna.
Sejarah
Dahulu sasirangan disebut kain pamintan, dibuat atas permintaan untuk keperluan ritual dan penyembuhan.
Motif
Motif populer antara lain gigi haruan, kulat karikit, dan bayam raja.


